SEKLUMIT TENTANG MADRASAH ALIYAH DARUTH THALIBIN
- Minggu, 15 Januari 2023
- Berita Pengumuman Sekilas-info
- Admin
- 0 komentar
Sejarah bukanlah suatu cerita yang Sudah usang yang ditinggalkan karena Tertinggal zaman namun Sejarah adalah prasasti yang sangat penting dalam suatu perjuangan sekaligus suatu nilai besar dari sebuah perjuangan yang menjadi cermin bagi kita generasi untuk meneladani semangat juangnya Bukan Hanya Untuk Dikenang bahkan untuk diteruskan perjuangan-nya.
Begitu pula Madrasah Aliyah "DARUTH THALIBIN" yang telah berdiri pada Tanggal 27 Muharram 1435 Hijriyah yang bertepatan dengan Tanggal 1 Desember 2013 Masehi. ini juga telah melewati lika-liku perjuangan.
Satu dasawarsa lebih mengarungi lautan pendidikan dengan bahtera lembaga pendidikan bernama Madrasah Aliyah "Daruth Thalibin" cukup menguras waktu Tenaga pikiran tak terkecuali finansial. Awal sejarah berdirinya adalah bermula dari kegelisahan Bapak Kyai Harun Ar-Rasyid yang saat itu sebagai kepala Madrasah Tsanawiyah Satu Atap Daruth Thalibin, merasa kurang lengkap apabila Madrasah Tsanawiyah tidak ada jenjang berikutnya yaitu Madrasah Aliyah. Kemudian beliau sowan ke Bapak Kyai Haji Muhammad Sunoto atau yang lebih dikenal dengan Mbah Mad karena menurut beliau Pak Harun Mbah Mad adalah sosok yang mampu menjawab kegelisahan beliau dari sudut pandang manapun dan dari segi apapun terutama finansial.
Gayung bersambut Mbah Mad merespon kegelisahan Bapak Kyai Harun Ar-Rasyid. Oleh karena Bapak Kyai Harun Ar-Rasyid saat itu masih menjabat sebagai Kepala Sekolah di Madrasah Tsanawiyah Satu Atap Daruth Thalibin, maka kemudian Mbah Mad menyerahkan urusan MA yang diusulkan oleh Bapak Kyai Harun Ar-Rasyid itu pada putra-putri dan menantu menantunya yang kebetulan memang berkompeten di dunia pendidikan formal.
Putra-putri dan menantu-menantu Mbah KH. Muhammad Sunoto Yaitu Bapak Haji Ahmad Zaki Affandi ( Putra menantu pertama, suami Ibu Hj Esvi RH.), dan Ibu Hj. Laily Qoni’ah (Putri kedua Mbah Mad) di samping mengajar di MTs SA Daruth Thalibin juga mengajar di salah satu lembaga pendidikan di Sendang Senori ditambah dengan Bapak H. Purwanto, S.Pd, MA. (Putra menantu kedua yang tidak lain tidak bukan adalah suami dari Ibu Hj. Laily Qoni’ah, MA) yang statusnya menjadi kepala sekolah di salah satu lembaga pendidikan di Sendang Senori.
Singkat cerita setelah mandat dari Mbah Mad diterima oleh putra-putri dan menantu-menantu beliau, maka bergeraklah putra-putri dan menantu menantu beliau untuk mempersiapkan Ubo rampi, sarana dan prasarana, menghimpun tenaga pengajar dan segala kebutuhan yang ada kaitannya dengan kepentingan dan keperluan berdirinya Madrasah Aliyah dan berdirilah Madrasah Aliyah "DARUTH THALIBIN" yang gawangi oleh Ibu Laily Qoni'ah sebagai Kepala Sekolah seiring dengan berjalannya waktu, hari berganti, bulan berganti dan tahun berganti maka tiba saatnya putra-putri bungsu mbah KH. Mohammad Sunoto yang kebetulan kembar dampit (Putra-Putri) yaitu Bapak Qomar Abdurrahman dan Ibu Nur Qomarurrohmah telah menyelesaikan pendidikan S1-nya kemudian ikut serta berpartisipasi menjadi tenaga pendidik. Maka lengkaplah sudah keberadaan dan kiprah keluarga KH Muhammad Sunoto di Madrasah Aliyah "DARUTH THALIBIN".
Setelah Bapak Kyai Harun Ar-Rasyid tidak menjabat sebagai Kepala Sekolah di Madrasah Tsanawiyah Satu Atap Daruth Thalibin, maka dengan berbagai petimba-ngan beliau akhirnya diangkat menjadi Kepala Madrasah Aliyah "DARUTH THALIBIN" menggantikan Ibu Laily Qoni'ah, MA.
Alhamdu Lillah tidak terasa sudah kurang-lebih12 tahun berjalan Madrasah Aliyah "DARUTH THALIBIN" telah memberi warna kehidupan di dunia pendidikan, kepada para siswa dari angkatan pertama sampai pada saat ini adalah angkatan ke10.
Demikianlah sejarah singkat tentang berdirinya Madrasah Aliyah DARUTH THALIBIN Semoga kita bisa mengambil hikmahnya, bisa memperluas memperlebar dan bahkan melanjutkan perjuangan para pendahulu kita, bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara, dan semoga hasanah Dunia dan Akhirat. Aamiien